Wednesday, May 24, 2006

Aku Kan Juga Manusia

Sekarang aku pengen jujur pada semua temen2q sekelas, tentang semua masalah yang terjadi saat ini. Aq pengen cerita yang sebenarnya, so apapun tanggapan kalian tapi ini yang sebenarnya.

It's my story about that.....
Tiba-tiba aja, pokok'e ga' tau kenapa aq SMS Risa n' isinya kira2 kayak gini: "Ris, aku suka kamu, mau ga' jadi ce'q" . n' pas aku telpon Risa bilang kayak gini : "Aku ga' percaya, klo beneran bilang didepanku langsung, nanti klo kita ketemu (waktu itu aq di Surabaya n' dia di Malang)".

Waktu ketemuan di Malang... Tiba-tiba aja ada yang aneh, 'sesuatu' yang mBikin aq SMS dia saat itu tiba-tiba aja ilang berganti 'sesuatu' yang laen. So, niat itu urung terjadi... n Risa masih sempet nanyain hal itu, but.....

6 Minggu yang lalu.... Aq nekat ke kost2annya Risa di Surabaya (akhirnya, dia juga PSG di Surabaya) ma Fian setelah njemput dia dari Ngagel, biasa Surabaya klo sore kan macet bgt gtloooh, so gw nekat mampir. Akhirnya dengan terpaksa aq jujur ma dia klo aq ga' bisa bilang apa yang sudah aq tulis di SMS n' ngingkari janji aq.

N' dianya nanya "Why.........?", akhirnya dengan berat hati coz takut klo tali silaturrahmi kita terputus sebagai temen .

Alasan pertama, Aq masih menghargai Kradt, ga' mungkinlah gw mengkhiati temen sendiri (sampai sekarang, ga' tau nanti, heheeee), Masak PMP (Pren Makan Pren)?

Untuk alasan kedua sebenernya aku ga berani ngomong ma Risa, aq ga' mau nyinggung perasaanannya dia sebagai perempuan, tapi Fian dengan mulut embernya mulai mengusik ketentraman. Dengan wajah ga' punya dosa, sambil setengah teriak dia bilang : Dhony masih suka Riku, Tapi itu alasan dasar mengapa aq ga' bisa bilang suka ke Risa . Meskipun aq di tolak ma Riku, tapi aq masih suka ma dia.... entah sampai kapan..........

Alasan ketiga ini yang paling jelas, dengan lancar seperti jalan TOL, heheheeee. Alhamdullilah ternyata Risa dah punya co' sekitar 2-3 minggu setelah aq SMS dia, so semuanya sesuai rencana, itung-itung ngurangin dosa karena ngingkari janjiq sendiri, 'kan alasannya udah jelas .

So, aq hanya manusia yang kadang luput dalam menahan emosi, menahan nafsu dan menahan rasa sayang ma seseorang. Klo aq boleh jujur SMS ke Risa waktu itu hanya emosi sesaat gw, rasa ingin memiliki seseorang, rasa ga' ingin kehilangan sahabat akhir rasa persahabatan itu tiba2 aja berubah jadi sayang dan dalam hitungan hari semua rasa itu tiba2 pupus dan musnah.... Tetapi rasa sayangq pada seseorang di Malang insyaallah untuk selamanya.

NB : semua nama dalam uraian diatas hanya fiktif belaka, so apabila ada kemiripan nama, mohon maklum adanya. OK

Saturday, April 29, 2006

Masih Ada Bulan

Ketika semua yang kukatakan kepadanya adalah sebuah pembalasan kepada masa laluku yang telah meyakitiku. Disaat yang sama rasa penyesalan terlambat untuk kutelan kembali. Aku mengakui semua yang aku katakan saat ini adalah semua kenyataan yang sebenarnya ingin aku ungkap disaat semua telah menyadari kekeliruanku. Tetapi semua impianku terlalu cepat membangunkanku dari tidurku, aku terlalu memaksa keadaan seperti yang selama ini aku inginkan tanpa aku memperdulikan orang - orang yang telah menopangku, aku mengkhianati mereka!!!

Tetapi setelah 'MATAHARI'ku aku serahkan pada ke'GELAP'an malam. Saat ini aku hanya bisa berharap masih ada 'BULAN' yang akan memahamiku, yang akan selalu menemaniku dalam kesendirianku menanti 'MATAHARI' yang mungkin tidak akan pernah terbit. Terima kasih untuk mereka semua yang telah membantuku mengejar 'MATAHARI'ku sampai akhirnya aku menyerahkannya pada ke'SUNYI'an malam. Maafkan aku bila selama ini aku merepotkan kalian, maafkan sampai saat ini aku belum bisa membalas kebaikan kalian. Bila saat ini adalah malam terakhir untukku, aku berharap 'MATAHARI'ku bisa bahagia di salah satu sisi dunia ini, bisa memaafkankan aku karena kebodohanku. Hingga aku bisa dengan tenang menyambut 'BULAN' yang akan menjemputku.

Wednesday, April 26, 2006

Haruskah Aku Mati

Bagaimana mestinya
Membuatmu jatuh hati kepadaku
Telah kutuliskan sejuta puisi
Yakinkanmu membalas cintaku

Haruskah kumati karenamu...
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku...
Hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku
Hentikan denyut nadi jantungku
Tanpa kau tahu betapa suci hatiku
Untuk memilikimu...

Adakah keikhlasan
Dalam palung jiwamu mengetukmu
Ajarkanmu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku

Tak adakah ruang dihatimu untukku
Yang mungkin bisa untuk kusinggahi
Hanya sekedar penyejuk
Disaatku layu 'tuk s'lamanya dihatimu
Hingga akhir masa...

Harukah Aku Mati - Ada Band... untuk *indi

Nb : setengah jam yang lalu barusan aja ibu telpon dari Malang, trus ngabarin klo calon kakak ipar gw meninggal dunia di daerah kepanjen karena kecelakaan. Padahal hari sabtu lalu Mas Rizal (Alm.) datang ke warung buat ngasih aku jeruk. Btw, maaf saat ini aq ga' bisa pulang ke Malang... so buat mBa' Ita yang tabah aja...

Saturday, April 15, 2006

Only Hope

There's a song that inside of my soul.
It's the one that I've tried to write over and over again.

I'm awake in the infinite cold,
but you sing to me over and over and over again.

So I lay my head back down,
and I lift my hands and pray to be only yours
I pray to be only yours.
I know now you're my only hope.

Sing to me the song of the stars.
Of your galaxy dancing and laughing and laughing again.

When it feels like my dreams are so far,
sing to me of the plans that you have for me over again.

So I lay my head back down,
and I lift my hands and pray to be only yours
I pray to be only yours.
I know now you're my only hope.

I give you my destiny.
I'm giving you all of me.

I want your symphony.
Singing in all that I am.

At the top of my lungs,
I'm giving it back.

So I lay my head back down,
and I lift my hands and pray to be only yours
I pray to be only yours.

I know now you're my only hope.

Only Home - Mandy Moore... untuk *indi

Tuesday, March 14, 2006

Selamat Tinggal

Kau kucintai
Dengan sepenuh hati
Tak pernah kuduga
Kau masih ingat dia

Untuk apa
Aku ada disini
Sepertinya dia
Tak tergantikan olehku
Dan takkan pernah

S'lamat tinggal cintaku
Lebih baik bila kupergi
bahagiamu bukan bersamaku

Kau ku lepaskan
Dengan sepenuh hati
Akhir yang menyentuh
Mungkin sudah jalannya

Untuk apa
Aku ada disini
Sepertinya dia
Tak tergantikan olehku
Dan takkan pernah

S'lamat tinggal cintaku
Lebih baik bila kupergi
Bahagiamu bukan bersamaku
Ku bukan dia, dia bukan aku
Takkan pernah sama...

Selamat Tinggal - Shandy... untuk *indi

Monday, February 20, 2006

I Love You Because I Want To

Met hari kasih sayang buat yang ngerayain, sayang gw ga' bisa beri selamat ke diri gw sendiri yang dengan menyedihkannnya ga' bisa ngerayain Valday tahun ini. Btw, let's read my story about 'Tes Pack'! Test Pack....? bukannya itu alat tes kehamilan? Yup, that's right...Tapijangan pikir gw di Surabaya magang di pabrik test pack or paling ngeres kalian pasti ngira gw dah hamilin anak bos gw, ya ga' mungkinlah la wong anak bos gw juga co, masak mau main anggar?

So, what's wrong with 'Test Pack'? 'Test Pack' is a book's title, novel tulisan Ninit Yunita yang gw beli beberapa hari lalu. Read this carefully....

'I love her because of the way she treats me'.
'I love him because of the way he makes me feel'.
'I love her because she's so beautiful'.
'I love him because he's falling on my feet with roses ang jewels'.


Orang sering mendasari cinta atas hal2 yang dianggap indah. Jarang dari mereka (dan mungkin kita sendiri) berpikir :

'I love her because of the way she treats me'.
>> What happens if she stops treating you the way you love?

'I love him because of the way he makes me feel'.
>> Then what happens if he stops making you feel that way?

'I love her because she's so beautiful'.
>> Three weeks later, a bus hit her.

'I love him because he's falling on my feet with roses ang jewels'.
>> Out of the blue, he's broke that he couldn't buy you roses and jewels anymore.

Will you stay love them, then?
That's why you need commitment
Don't love someone because what/how/who they are.
From now on,
starting love someone,
because you want to.


udah ngerti 'kan? setelah gw baca novel itu gw baru sadar n' nyoba cari2 alasan kenapa gw suka ma *indy? Karena *indy tinggi? malah bisa dibilang kecil (sinonim=pendek)! Karena *indy seksi? kecil masak seksi! Karena cantik? klo diliat dari sini (ok, gw di Sby n' dia di Mlg), ato karena dia kaya? bisa aja klo dia berhasil nguras harta co'nya yang sekarang. So, kenapa gw sampe suka ma dia? Klo gw boleh jujur, gw suka seorang ce karena terbisa deket ma tuh ce'. Emang dulu gw sempet deket ma dia, mungkin itu yang bikin gw suka dia tapi sekarang..... hanya waktu yang bisa menjawab, coz gw dah lama ga' ketemu ma dia. Mungkin rasa itu telah hilang dan telah memilih orang lain, tapi gw ga' tau apa yang terjadi bila suatu hari nanti gw ketemu ma dia.

Nb : Semua tulisan inggris diatas gw ketik sambil baca bukunya Ninit Yunita, 'Test Pack'. Buku yang pengen di beli Amin waktu kita ke Gramedia. So, Klo Amin mo minjem... tunggu gw pulang ke Malang tanggal 4 Maret. Gw kangen ma kalian semua, sahabat2 terbaikq, my classmate.

Saturday, January 14, 2006

Kenangan Yang Tertinggal



Waktu lomba LKS se-Jatim di banyuwangi | discan dari majalah Komputek edisi 1 Desember 2005 |




Enak" ngobrol ma Robby di kost"annya n' saat mau buat template baru.




Lagi mainin komputer ma Rian, masih di kost"annya Robby. (-o-)



Lagi ma temen" di kelas mo tau siapa aja mereka? yang pake' jilbab is Dewi eRetno, laki" dengerin walkman is Amin Suratno, yang perempuan satunya itu VINdi lathifaTUL.

Wednesday, January 11, 2006

Surat Untuk Bidadari

Kupastikan kebaikan selalu menyentuhmu dan menyentuh orang-orang yang kamu sayang di sana di tanah khayangan. Bidadari, terlalu berat rasanya kuungkapkan kenyataan ini. Takut kalau justru akan memudarkan keindahan yang telah kita rangkai selama ini, tetapi setelah kutimbang-timbang, biarlah kudedah semua yang tertabir dan kuhadapi semua yang terjadi karena satu yang pasti aku hanya ingin jujur padamu dan pada perasaanku.
Sejak pertamakali kau kirim serpihan cerita pada node-node tak berwarna itu tak pernah kuduga alur akan berbelok ke arah berbeda. Saat itu kufikir kau hanya akan lewat dengan singkat. Dan seperti halnya sahabat khayalan yang lain setelah beberapa waktu menyapa beku lambat laun keakraban mulai membatu. Namun kamu lain, entah apa yang menyebabkan stamina kita begitu kuat berjalan di titian unik ini untuk waktu yang begitu lama. Dan dengan lamanya kita melangkah ternyata aku merasakan sesuatu yang tak biasa di senyumku, ia tak lagi hambar. Ada yang berubah di kedalaman rasaku, ia tak lagi beku. Maafkan bidadari, dengan amat hati-hati kukatakan bahwa kau telah menjadi hiasan yang begitu berarti, di sini di sudut terjauh palung hati. Bidadari, rasanya saat mendung sedang bergayut di jalanku, kehadiranmulah yang dapat menghapus segala kegelisahan itu. Dan atas nama kegelisahan itu pula ijinkan aku untuk mengatakan ".....aku begitu menyayangimu....."
Amat naif memang, ketika kita hanya bejumpa melalui titik-titik sukma namun kurasakan kau begitu istimewa. Dan sungguh perasaan ini tak bisa dibendung oleh tirai tempuh, pun juga oleh rayuan yang bergemuruh. Bukankan Kahlil Gibran dan May Ziadah juga merajut rasa saat keduanya belum pernah berjumpa. Karena hanya hati dan kesetiaanlah yang menyatukan mereka. Bidadari, kukatakan dengan seluruh keindahan yang ada, sampai saat ini baru sekali kuucapkan kalimat sesempurna ini. Kuharapkan ini yang pertama dan yang terakhir. Dan sekarang semua telah di tanganmu. Kemana langkah kita akan menuju, navigasi ada di hatimu dan aku akan menerima semua jawaban dengan seluruh keikhlasan. Entah apa yang akan kamu katakan tapi ijinkan untuk sekali ini saja aku memanggilmu "...sayang..."

Langsung dikutip dari 'ilalang patah'